Hampir
semua dari kita pasti pernah menggunakan atau mengkonsumsi air bersih
yang diolah oleh Perusahaan Air Minum (PAM) atau Perusahaan Daerah Air
Minum (PDAM). Namun pernakah tahu bagaimana PAM/PDAM tersebut mengolah
air baku menjadi air bersih yang layak konsumsi?
skip to main |
skip to sidebar
6 CO2 + 6 H2O + light → C6H12O6 + 6 O2
2. Pembakaran
http://www.atep-afia.net/2015/09/tugas-01-kpli-reguler-artikel-kimia.html
ScienceProjects
Proses Pengolahan Air Baku menjadi Air Bersih di PDAM
Diposting oleh
Unknown
di
05.23
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
KLASIFIKASI FOOD ADDITIVES / BAHAN TAMBAHAN PANGAN (BTP)
Bahan tambahan pangan (Food Additive) adalah bahan atau campuran bahan yang
secara alami bukan merupakan bagian dari bahan baku pangan, tetapi ditambahkan
kedalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk bahan pangan. Jadi bahan
tambahan pangan ditambahkan untuk memperbaiki karakter pangan agar memiliki
kualitas yang meningkat (Budiyanto,2004). Menurut PP No.28 Tahun 2004 Bahan Tambahan Pangan adalah bahan yang ditambahkan ke dalam makanan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan atau produk pangan.
Diposting oleh
Unknown
di
05.14
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
JURNAL PENELITIAN
KIMIA.STUDENTJOURNAL, Vol. 1, No. 2, pp. 196-202, UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
Received 25 March 2014, Accepted 25 March 2014, Published online 25 March 2014.
Received 25 March 2014, Accepted 25 March 2014, Published online 25 March 2014.
PENGARUH PERBANDINGAN MASSA Ca:P TERHADAP SINTESIS HIDROKSIAPATIT TULANG SAPI DENGAN METODE KERING
Ayu Fahimah Diniyah Wathi, Sri Wardhani*, Mohammad Misbah Khunur
Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya
Jl. Veteran Malang 65145
Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya
Jl. Veteran Malang 65145
ABSTRAK
Tujuan : Mengetahui
pengaruh perbandingan massa Ca:P dan temperatur kalsinasi terhadap sintesis
biokeramik hidroksiapatit, Ca10(PO4)6(OH)2, dari tulang sapi.
Metode : Sintesis hidroksiapatit dilakukan
melalui metode kering, abu tulang sapi dan (NH4)2PO4 dengan perbandingan massa Ca:P sebesar 1:0,065;
1:0,038; dan 1:0,032 diaduk menggunakan magnetic stirrer (±3
jam), dipanaskan
dalam furnace (± 2jam) pada temperatur 1000ยบ
C.
Hasil :
Hidroksiapatit yang
optimal diperoleh pada perbandingan massa Ca:P sebesar 1:0,065.
Hasil karakterisasi dengan XRF: Kadar Fosfor meningkat sebesar
0,31%, Kadar kalsium menurun sebesar 3,6%.
Hasil Karakterisasi dengan FTIR
menunjukkan
pita
serapan gugus PO43-, gugus OH- ,
bending, dan karbonat.
PENDAHULUAN
Dewasa ini, penelitian mengenai biomaterial yaitu sintesis bahan
biokeramik, digunakan dalam bidang biomedis. Dari berbagai biokeramik yang
disintesis, salah satu yang sering digunakan adalah hidroksiapatit. Hidroksiapatit telah disintesis semenjak awal tahun 1970, sering
digunakan dalam bidang ortopedi dan periodontal, dalam kehidupan sehari dapat digunakan untuk
memperbaiki tulang dan gigi yang rusak. Selama ini, hidroksiapatit sintetis diimpor dengan harga yang mahal, yaitu
satu juta rupiah untuk setiap gram berdasarkan data BPPT. Di Indonesia, jumlah sapi yang dipotong pada tahun 2011 berjumlah
1.519.178 ekor. Pemotongan hewan tersebut tentu menghasilkan limbah, salah
satunya adalah tulang sapi. Tulang sapi
mengandung unsur kalsium dan fosfor yang menjadi unsur utama pembentuk
hidroksiapatit sehingga tulang sapi dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam
sintesis hidroksiapatit.
TINJAUAN PUSTAKA
Hidroksiapatit termasuk
dalam senyawa kelompok mineral apatit, mineral anorganik penyusun tulang dan
gigi yang utama. Hidroksiapatit, mempunyai
rumus kimia Ca10(PO4)6(OH)2. Sifat yang dimiliki hidroksiapatit
antara lain bioaktif, biokompatibel, osteokonduktif, tidak toksik, dan tidak imunogenik.
Secara kimia, tulang sapi mengandung unsur seperti kalsium dan fosfor.
Kalsium yang terkandung dalam tulang sapi adalah sebesar 7,07% dalam bentuk
senyawa CaCO3, 1,96% dalam bentuk senyawa CaF2, dan 58,30% dalam bentuk senyawa
Ca3(PO4)2. Sedangkan fosfor sebanyak 2,09% dalam bentuk senyawa Mg3(PO4)2 dan
58,30% dalam bentuk senyawa Ca3(PO4).
METODE PENELITIAN
HASIL DAN PEMBAHASAN
Reaksi yang terjadi dalam sintesis hidroksiapatit metode kering adalah :
10CaO + 6(NH4)H2PO4
Ca10(PO4)6(OH)2 + 6NH4OH + H2O
- Hasil Pengukuran dengan X-Ray Fluoresence
KESIMPULAN
Hidroksiapatit
dapat
disintesis dari tulang sapi yang telah dikalsinasi dan (NH4)H2PO4 melalui
metode kering. Semakin kecil massa fosfor yang ditambahkan
menyebabkan semakin sedikit rendemen yan terbentuk. Dan dihasilkan
hidroksiapatit paling optimal pada perbandingan massa Ca:P sebesar 1:0,065.
Hasil karakterisasi dengan XRF: Kadar Fosfor meningkat sebesar 0,31%, Kadar
kalsium menurun sebesar 3,6%.
Hasil Karakterisasi
dengan FTIR menunjukkan pita serapan gugus PO43-, gugus OH- bending, dan
karbonat.
DAFTAR PUSTAKA
1.Warastuti, Y., Abbas, B., 2011, Sintesis dan
Karakterisasi Pasta Injectable BoneSubstitute Iradiasi Berbasis Hidroksiapatit, Jurnal
Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi,halaman 73 - 95, Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi - BATAN,
JakartaSelatan.
2.Hassan, A., Swaminathan, D., 2011, An In Vitro Study to Evaluate the Genotoxicity ofValue Added Hydroxyapatite as a Bone
Replacement Material, Sains Malaysia, nomor40, volume 2, halaman 163 – 171.
3.Dewi,
T., 2007, Dari Batu Jadi Tulang, Tempo [Online], 15 Januari2014,
http://www.tempo.co/read/news/2007/01/15/06191264/Dari-Batu-Jadi-Tulang,
diaksestanggal 17 Januari 2014.
4.BPS,
2011, Jumlah Ternak yang Dipotong di Rumah Potong Hewan dan di LuarRumah Potong
Hewan yang Dilaporkan (Ekor) 2000 –
2012,http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?kat=3&tabel=1&daf%09tar=1&id_subyek=24¬ab=13,
diakses tanggal : 20 September 2013.
5.Perwitasari, D.S., 2008, Hidrolisis Tulang
Sapi Menggunakan HCl untuk Pembuatangelatin, Pengolahan Sumber Daya Alam dan
Energi Terbarukan,
Surabaya, 18 Juni2008.
6.Science
Lab, 2005, MSDS (NH4)H2PO4, http://www.sciencelab.com/msds.php?msdsId=9927077,
diakses tanggal : 12 Januari 2014.
7.Muntamah,
2011, Sintesis dan Karakterisasi Hidroksiapatit dari Limbah CangkangKerang
Darah (Anadara granosa, sp), Tesis, Sekolah Pascasarjana, Institut PertanianBogor, Bogor.
8.Danilchenko,
S.N. dkk., 2009, Chitosanhydroxyapatite Composite Biomaterials Madeby a One
Step Co-precipitation Method : Preparation, Characterization and In VivoTests, Journal
of Biology Physic sand Chemistry 9(3), halaman 119-126.
Diposting oleh
Unknown
di
07.46
1 komentar
Label:
Rangkuman
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Mengenal Reaksi Kimia di Sekitar Kita
Kimia adalah cabang ilmu yang berkaitan dengan studi tentang komposisi,
struktur, sifat, reaksi dan perilaku zat. Setiap harinya manusia hidup berdampingan
dengan zat kimia. Manusia, hidup tidak dapat terlepas dari zat-zat kimia
disekitarnya. Zat kimia dalam kehidupan kita bisa kita jumpai hampir di
sekeliling kita. Hal ini tidak terlepas dari kenyataan bahwa di dalam tubuh
manusia itu sendiri mengandung berbagai
macam zat kimia.
Jika kita berbicara
mengenai zat kimia disekeliling kita, pasti diikuti oleh adanya perubahan yang disebabkakn
oleh zat kimia tersebut. Transformasi
atau perubahan tersebut terjadi karena adanya proses reaksi kimia.
Lalu
sebenarnya, apa yang dimaksud dengan reaksi kimia tersebut?
Reaksi kimia adalah
perubahan unusur-unsur atau senyawaan kimia sehingga terjadi senyawaan lain. Reaksi
ini bisa menghasilkan penggabungan molekul membentuk molekul yang lebih besar,
pembelahan molekul menjadi dua atau lebih molekul yang lebih kecil, atau
penataulangan atom-atom dalam molekul. Reaksi kimia selalu melibatkan terbentuk
atau terputusnya ikatan kimia. Reaksi kimia adalah inti dari kehidupan kita
sehari-hari.
Tahukah Anda bahwa
manfaat dari reaksi kimia yang terjadi disekitar kita cukup banyak bagi
kehidupan manusia? Reaksi kimia bisa
terjadi dimanapaun di sekitar kita, bukan hanya di laboratorium. Materi
berinteraksi untuk membentuk produk baru melalui proses yang disebut reaksi
kimia atau perubahan kimiawi. Setiap kali kita memasak atau sedang
bersih-bersih, itu juga merupakan kimia dalam tindakan. Tubuh kita hidup dan
tumbuh berkat reaksi kimia. Ada reaksi ketika kita meminum obat, menyalakan
korek api, dan mengambil napas. Itu hanyalah contoh kecil, karena kita melihat
dan mengalami ratusan ribu atau bahkan lebih reaksi kimia setiap hari.
Untuk memahami reaksi
kimia yang terjadi hampir dimana-mana disekitar kita, mari kita berkenalan
dengan reaksi-reaksi kimia disekitar kita.
1. Fotosintesis
![]() |
| skema fotosintesis pada tumbuhan |
Fotosintesis adalah proses yang digunakan oleh tanaman dan
organisme lain untuk mengubah energi cahaya, biasanya dari Matahari, menjadi
energi kimia yang dapat kemudian dibebaskan untuk bahan bakar aktivitas
organisme. Secara singkat, tanaman menggunakan reaksi kimia yang disebut
fotosintesis untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi makanan (glukosa)
dan oksigen.
6 CO2 + 6 H2O + light → C6H12O6 + 6 O2
2. Pembakaran
![]() |
| Api hasil dari pembakaran |
Reaksi pembakaran terjadi ketika bahan bakar dan agen
pengoksidasi, atau oksidan, bereaksi, melepaskan energi dalam bentuk panas, dan
kadang-kadang cahaya. Proses yang paling akrab jenis ini melibatkan pembakaran
bahan organik yang mengandung karbon dan hidrogen, yang bergabung dengan
oksigen di udara untuk membentuk karbon dioksida dan air. Berikutnya yang
termasuk bahan bakar adalah sesuatu seperti kayu, bensin atau batubara, dan
oksidan adalah oksigen. Reaksi jenis ini
sangat penting untuk kehidupan, dan dieksploitasi untuk menghasilkan tenaga,
untuk menyediakan panas, untuk menjalankan kendaraan bermotor, dan dalam banyak
cara lain.
Sebagai contoh, reaksi pembakaran propana, ditemukan di
panggangan gas dan beberapa perapian, adalah:
C3H8 + 5O2 → 4H2O +
3CO2 + energy
3. Karat
![]() |
| Besi yang berkarat |
Karat adalah besi oksida, biasanya oksida merah yang
dibentuk oleh reaksi redoks besi dan oksigen dengan adanya air atau kelembaban
udara.
Berikut adalah persamaan kimia untuk karat besi:
Fe + O2 + H2O → Fe2O3. XH2O
4. Respirasi
![]() |
| Sistem respirasi pada manusia |
Pernapasan adalah pertukaran gas antara organisme dan
lingkungannya. Respirasi merupakan proses reaksi kimia, yang merupakan reaksi
antara glukosa atau gula dengan oksigen, yang melepaskan energi. Ini adalah
proses di mana menghirup oksigen dari udara menyebabkan inflasi paru-paru dan
kemudian deflasi terjadi dengan menghembuskan karbon dioksida ke lingkungan.
Reaksi yang terjadi selama bernafas:
C6H12O6 + 6O2 → 6CO2 + 6H2O + Energi
5. Pencernaan
![]() |
| Sistem Pencernaan |
Ribuan reaksi kimia terjadi selama proses pencernaan. Segera
setelah kita menaruh makanan di mulut, enzim dalam air liur yang disebut
amilase akan mulai memecah gula dan karbohidrat menjadi bentuk yang lebih
sederhana supaya tubuh kita dapat menyerapnya. Asam klorida dalam perut kita
juga bereaksi dengan makanan untuk memecahnya, sedangkan enzim membelah protein
dan lemak sehingga mereka dapat diserap ke dalam aliran darah melalui dinding
usus.
Reaksi kimia
memainkan peran penting dalam kelangsungan hidup kita, dan hidup tanpa bahan
kimia bahkan tidak bisa dibayangkan. Mereka berpartisipasi dalam fungsi utama
tubuh, mengendalikan emosi kita, mengawasi proses metabolisme dan menjaga
penyakit.
Tubuh Anda sendiri adalah sebuah
pabrik reaksi kimia besar di mana satu atau reaksi reaksi kimia lainnya berlangsung
setiap saat. Kebanyakan orang membenci reaksi kimia karena reaksi yang panjang
dan nama reaksi kimia sulit yang kita lihat dalam buku-buku kimia. Namun,
mengambil pendekatan praktis untuk memahami ilmu ini, kita temui dalam
kehidupan sehari-hari, akan membantu Anda menghargai bahkan lebih. Oleh karena
itu marilah kita mulai berkenalan dengan reaksi kimia disekitar kita sehinnga
kita lebih peduli dan sadar akan manfaatnya yang sangat penting bagi kehidupan
manusia.
Referensi:
·
http://tatangsma.com/2015/01/reaksi-kimia-di-sekitar-kita.html
Diposting oleh
Unknown
di
08.14
1 komentar
Label:
Artikelku
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
About Me
- Unknown
Blog Archive
Diberdayakan oleh Blogger.
Text Widget
About Me
- Unknown
Followers
Blog Archive
Techonlogy
Subscribe Here
Sponsor
About
Social Share
Recent
Popular
-
Bahan tambahan pangan (Food Additive) adalah bahan atau campuran bahan yang secara alami bukan merupakan bagian dari bahan baku pangan, te...
-
Hampir semua dari kita pasti pernah menggunakan atau mengkonsumsi air bersih yang diolah oleh Perusahaan Air Minum (PAM) atau Perusahaan ...
-
KIMIA.STUDENTJOURNAL, Vol. 1, No. 2, pp. 196-202, UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG Received 25 March 2014, Accepted 25 March 2014, Published onl...
-
Kimia adalah cabang ilmu yang berkaitan dengan studi tentang komposisi, struktur, sifat, reaksi dan perilaku zat. Setiap harinya manusia h...
-
Tahukah Anda bahwa manfaat dari reaksi kimia yang terjadi disekitar kita cukup banyak bagi kehidupan manusia? Reaksi kimia bisa terjadi di...
Business
Video
Gallery
videos
Recent Posts
Popular Posts
-
Bahan tambahan pangan (Food Additive) adalah bahan atau campuran bahan yang secara alami bukan merupakan bagian dari bahan baku pangan, te...
-
Hampir semua dari kita pasti pernah menggunakan atau mengkonsumsi air bersih yang diolah oleh Perusahaan Air Minum (PAM) atau Perusahaan ...
-
KIMIA.STUDENTJOURNAL, Vol. 1, No. 2, pp. 196-202, UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG Received 25 March 2014, Accepted 25 March 2014, Published onl...
-
Kimia adalah cabang ilmu yang berkaitan dengan studi tentang komposisi, struktur, sifat, reaksi dan perilaku zat. Setiap harinya manusia h...
-
Tahukah Anda bahwa manfaat dari reaksi kimia yang terjadi disekitar kita cukup banyak bagi kehidupan manusia? Reaksi kimia bisa terjadi di...




